Twitter
Facebook
Google
Youtube
Rss

Ahlul Bait as Mengenalkan Maarif Sejati

Ahlul Bait as Mengenalkan Maarif Sejati
  • 2016-02-28 14:02
  • Cetak
  • PDF
  • Bagikan via Facebook
  • Bagikan via Twitter
  • Bagikan via Google Plus
  • Bagikan via Whatsapp
  • Pengunjung 932
  • Jumlah Komentar 0
  • -
    +

Hujjatul Islam Ahmad Abedi menyatakan, terdapat berbagai elemen yang sangat istimewa yang dapat diteumukan dalam sebuah pemerintahan ber-wilayah.


Hawzah News (18/5) melaporkan, Hujjatul Islam Abedi mengatakan bahwa pemerintahan ini telah mengenalkan kita pada makrifat yang unggul dan bahwa maarif seperti ini kita terima dari para imam maksum as yang tidak dapat kita temukan di aliran lain.


Menurutnya, keberadaan seorang manusia sempurna merupakan keungulan dan ciri khas dari mazhab ini. "Manusia yang sempurna adalah yang menjadi audien Allah Swt," tegasnya.


"Penjelasan jalan sairus suluk termasuk di antara keunggulan sistem pemerintahan ber-wilayah yang tidak akan ditemukan dalam mazhab lain kecuali dari Ahlul Bait as."


Dikatakannya, jika bukan karena pandangan Ahlul Bait as,  maka banyak istilah dalam upaya menuju kesempurnaan tidak dapat dimaknakan dengan baik.


Salah satu di antara istilah tersebut adalah zuhud yang di seluruh aliran irfan diartikan dengan meninggalkan dunia dan definisi ini yang kerap digunakan saat ini.


Akan tetapi menurutnya, dalam perspektif Ahlul Bait as, zuhud bukan berarti bahwa seorang salik tidak boleh memiliki dunia akan tetapi yang dimaksud dengan zuhud adalah agar seorang zahid tidak terbelenggu oleh dunia.


"Dalam pandangan Ahlul Bait as, dunia adalah manifestasi dan tanda-tanda kebesaran Allah Swt, akan tetapi karena manusia selalu tidak terlepas dari perhatian-Nya, maka hendaknya manusia tidak terbelenggu oleh tanda-tanda kebesaran Allah Swt, melainkan memanfaatkannya untuk menuju kepada-Nya," tegasnya.


Hujjatul Islam Abedi menambahkan, dalam irfan Islam kita harus tahu bahwa kita semua adalah musafir akan tetapi kita harus berhati-hati untuk memilih tempat pemberhentian atau rumah di sepanjang perjalanan.


Sumber: IRIB Indonesia

Ahlul Bait Maarif

Komentar
All Rights Reserved.
www.haditv.com | Powerd by : Dijlah